Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31.104.000 kali selama setahun ?". "Ha ?", kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya ?".
"Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari ?". "Delapan puluh ribu, empat ratus kali ?, dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini ?", jawab jam penuh keraguan.
"Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam ?". "Dalam satu jam harus berdetak 3.600 kali ? banyak sekali itu !", tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.
Dengan penuh kesabaran kemudian Tukang jam itu berbicara kepada si jam. "Kalau begitu sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik ?". "Naaaaa, kalau begitu, aku sanggup !", kata jam dengan penuh antusias.
Maka setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa, karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31.104.000 kali.
Rabu, 14 Mei 2008
Batu Kecil
Batu Kecil
Seorang pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus
menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak
tetapi temannya tidak bisa ,mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang
bekerja, sehingga sia-sia saja usahanya.
Oleh karena itu untuk menarikk perhatian orang yang ada di bawahnya, ia menjatuhkan uang logam di depan
temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang tersebut lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi,
tetapi usahanya yang kedua juga membuahkan hasil yang sama.
Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu.
Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas, sekarang pekerja itu
dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.
Tuhan terkadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepadaNya.
Seringkali Tuhan melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya.
Karena itu, agar kita selalu mengingat kepadaNya, Tuhan sering menjatuhkan "batu kecil" kepada kita.
[wisdom]
Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, yang tidak pernah
berada di atas kepala kita sendiri, tapi selalu berada di atas kepala orang lain.
[thomas hardy]
Seorang pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus
menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak
tetapi temannya tidak bisa ,mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang
bekerja, sehingga sia-sia saja usahanya.
Oleh karena itu untuk menarikk perhatian orang yang ada di bawahnya, ia menjatuhkan uang logam di depan
temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang tersebut lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi,
tetapi usahanya yang kedua juga membuahkan hasil yang sama.
Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu.
Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas, sekarang pekerja itu
dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.
Tuhan terkadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepadaNya.
Seringkali Tuhan melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya.
Karena itu, agar kita selalu mengingat kepadaNya, Tuhan sering menjatuhkan "batu kecil" kepada kita.
[wisdom]
Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, yang tidak pernah
berada di atas kepala kita sendiri, tapi selalu berada di atas kepala orang lain.
[thomas hardy]
Selasa, 13 Mei 2008
Nasehat dari Al Ghozali
Nasehat dari Al Ghozali
1. "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?". yang paling dekat dengan kita adalah "Mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti mati.
2. "Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?". yang paling jauh dari paling jauh dari kita adalah masa lalu. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama.
3. "Apa yang paling besar di dunia ini ?". yang paling besar di dunia ini adalah "Nafsu" (Al A'raf 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan samoai nafsu membawa kita ke neraka.
4. "Apa yang paling berat di dunia ini ?". yang paling berat di dunia ini adalah "memegang amanah". Seperti firman Allah dalam surat Al Ahzab 72. "Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWt meminta mereka untuk menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari dari manusia yang masuk neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.
5. "Apa yang paling ringa di dunia ini ?". yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan sholat. Gara-gara pekerjaan (urusan dunia) kita tinggalkan sholat.
6. "Apakah yang paling tajam di dunia ini ?" yang paling tajam di dunia ini adalah "Lidah Manusia". karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
1. "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?". yang paling dekat dengan kita adalah "Mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti mati.
2. "Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?". yang paling jauh dari paling jauh dari kita adalah masa lalu. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama.
3. "Apa yang paling besar di dunia ini ?". yang paling besar di dunia ini adalah "Nafsu" (Al A'raf 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan samoai nafsu membawa kita ke neraka.
4. "Apa yang paling berat di dunia ini ?". yang paling berat di dunia ini adalah "memegang amanah". Seperti firman Allah dalam surat Al Ahzab 72. "Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWt meminta mereka untuk menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari dari manusia yang masuk neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.
5. "Apa yang paling ringa di dunia ini ?". yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan sholat. Gara-gara pekerjaan (urusan dunia) kita tinggalkan sholat.
6. "Apakah yang paling tajam di dunia ini ?" yang paling tajam di dunia ini adalah "Lidah Manusia". karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)